Selasa, Mei 11, 2021

THERAPEUTIC LIVING HAS COMING TO BALI – RUMAH 2 LANTAI hanya Rp1,6m an di Bali

therapeutic-living-has-coming-to-bali-–-rumah-2-lantai-hanya-rp1,6m-an-di-bali
0
BALI, 23 April 2021 TAHAP 1 SOLD OUT !! JANGAN KEHABISAN TAHAP 2 NYA!! Satu2nya Cluster FASILITAS TERLENGKAP di Kuta Selatan CLUSTER DAMARA VILLAGE Development by GREENWOODS & JIMBARAN HIJAU Easy Access to everywhere •1 menit ke Asian Intercultural School by Gandhi School •5 menit ke GWK •5 Menit ke...

Pantau Retail Jelang Lebaran, Disperindag Kota Tangerang Dapati Barang Kadaluarsa Di Etalase

Must Read

Di India, Melumuri Tubuh dengan Kotoran Sapi Dianggap Bisa Kebal dari Covid-19

New Delhi (Riaunews.com) – Bagi mayoritas warga India yang beragama Hindu, sapi merupakan hewan yang suci, bahkan sampai disembah...

Longsor Tambang Batu Gunung di Padang Batung HSS, Satu Pekerja Tewas

KANDANGAN (eMKa) – Musibah tambang longsor bikin geger warga Desa Batu Bini, Kecamatan Padang Batung, pada Selasa (11/4/2020) siang....

Ketua PA 212 Minta Buzzer Hentikan Caci-Maki Terhadap Ustaz Tengku Zulkarnain

Jakarta (Riaunews.com) – Ketua Umum Persaudaraan Alumni atau PA 212, Slamet Maarif menyampaikan permintaan khusus kepada netizen dan para...

RMOL. Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) melaksanakan pemantauan dan pengawasan diberbagai pasar tradisional dan retail di Kota Tangerang.

Sidak tersebut dilakukan selama tiga hari, pada 4 hingga 6 Mei 2021.

“Pengecekan akan dilaksanakan selama tiga hari di enam pasar, diantaranya Modern Town Market dan Carrefour Tangcity yang saat ini kita lakukan,” ujar Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kota Tangerang, Eni Nuraeni dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Selasa (4/5).

Pengawasan dilakukan untuk memantau harga, stok, hingga protokol kesehatan yang dijalankan pengelola. Dari pemantauan tersebut, ditemukan beberapa makanan kemasan yang ditarik dari etalase lantaran kadaluarsa.

“Barang-barang yang ditarik dari etalase, diantaranya makanan jagung kemasan kaleng, tauco botol dan kerupuk mentah dalam kemasan,” lanjut Eni.

Terkait stok dan harga pangan, Eni menyebutkan di Kota Tangerang masih dalam kondisi aman dan stabil, meskipun ada beberapa barang yang mengalami kenaikan tetapi masih dalam kisaran harga yang wajar.

“Untuk harga ada yang mengalami penurunan, seperti cabai keriting merah dari Rp 50 ribu per kilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram, sedangkan daging sapi mengalami kenaikan dari Rp 130 ribu per kilogram menjadi Rp140 ribu per kilogram,” pungkasnya. []

- Advertisement -
- Advertisement -
Latest News

Di India, Melumuri Tubuh dengan Kotoran Sapi Dianggap Bisa Kebal dari Covid-19

New Delhi (Riaunews.com) – Bagi mayoritas warga India yang beragama Hindu, sapi merupakan hewan yang suci, bahkan sampai disembah...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -